Alloh mengutus nabi Muhammad dengan ajaran yang universal dan komprehensif. Dengan islam manusia akan hidup secara mula, sempurna dan bermartabat. Kurang lebih 23 tahun, Rasululloh berdakwah. Selama itu juga Islam telah disampaikan secara sempurna dan manusia berbondong-bondong memeluknya.

ISLAM YANG UNIVERSAL

Islam tidak dibatasi waktu dan juga tempat. Islam juga tidak diperuntukkan untuk generasi tertentu atau kaum tertentu., layaknya karakter agama-agama sebelumnya. Islam diturunkan untuk seluruh manusia hingga akhir zaman kelak. Alloh berfirman:

“dan kami tidak mengutus kamu (Muhammad) melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”(Q.S Saba’:28)

Dan dalam sebuah hadits disebutkan

“dahulu setiap Nabi diutus khusus untuk kaum tertentu sedangkan aku diutus untuk semuanya yang berkulit merah dan hitam”

 HAL-HAL YANG MEMPERKUAT UNIVERSALITAS DAN KOMPHREHENSIF ISLAM IALAH:

  1. AJARAN ISLAM MUDAH DIPAHAMI DAN DIAMALKAN

Alloh berfirman, “Alloh menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan untuk kalian” (Q.S.AL-Baqarah:185)

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Sa’id Al-Maqbari, juga disebutkan bahwasannya Rasululloh bersabda,

إن هذا الدين يسر ولن يشاد الدين أحد إلا غلبه

“agama islam ini mudah, tidakalah seorang mempersulit agama kecuali dia akan kalah”

أحب الين إلى الله الحنيفية و السمحة

“agama yang paling disulkai alloh adalah yang murni dan mudah”

  • AJARAN AGAMA YANG TIDAK BERUBAH DENGAN BERUBAHNYA TEMPAT DAN WAKTU, SEPERTI AQIDAH DAN IBADAH, DIJELASKAN OLEH ISLAM SECARA RINCI DISERTAI DALIL-DALILNYA

Jadi, tidak ada peluang untuk ditambah atau dikurangi. Sedangkan hala-hal yang bias berubah dengan berubahnya waktu dan tempat, seperti urusan agama yang berlandaskan asas manfaat atau urusan politik dan militer, maka dijelaskan secara global, agar bias mengikuti asas manfaat dari masa kemasa, dan para pemimpin bias menjadikannya sebagai parameter dalam menegakkan kebenaran dan keadilan.

  • SEMUA AJARAN ISLAM BERTUJUAN MENJAGA AGAMA, JIWA, AKAL, KETURUNAN, DAN HARTA.

Tentu saja islam sesuai dengan fitrah, akal, perkembangan dan sesuai dengan segala zaman dan tempat.

(Q.S Al-A’raf: 32-33) dan (Q.S Al-A’raf: 156-157)

TUJUAN YANG INGIN DICAPAI OLEH ISLAM 

Tujuan yang ingin dicapai oleh islam adalah penyucian jiwa melalui pemahamaan yang benar tentang Alloh dan ibadah kepada-Nya. Tujuan lain adalah mempererat hubungan kemanusiaan yang dilandasi cinta kasigh, prsaudaraan, persamaan dan keadila. Sehingga manusia mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

FIQIH ATAU PERUNDANG-UNDANGAN ISLAM

Perundang-undangan islam atau fiqih adalah satu aspek penting dari ajaran islam. Aspek inilah yang mencerminkan sisi ilmiyyah ajaran islam. Permasalahan fiqih yang bersifat ibadah murni, seperti tata cara ibadah, bersumber hanya dari wahyu yang disampaikan dari Alloh kepada Nabi-Nya, baik berupa Al-Qur’an, hadits atau ijtihad yang ditetapkan. Dan tugas Rasululloh hanyalah menyampaikan dan menjelaskan apa yang diwahyukan kepadanya.

Sedangkan permasalahan fiqih yang berhubungan dengan urusan dunia, baik peradilan, politik atau militer, Rasululloh diperintahkan untuk meminta pertimbangan para sahabatnya. Tidak jarang beliau mengalah karena melihat pendapat pendapat para sahabat lebih baik., seperti yang terjadi di perang uhud dan badar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s